Jumat, 21 Maret 2014

Lagi, Qur'an daun lontar

Jangan langsung percaya (9)
Qur’an tiban

Rupanya berita ini sudah lama, 8/8/2011, tapi saya baru menemukan di internet: “Pria misterius sumbangkan al-Qur’an Kuno” <http://nasional.news.viva.co.id/news/read/238871-pria-misterius-sumbangkan-al-quran-kuno>. Modus “misterius” seperti itu juga pernah terjadi di Desa Bojongleles, Banten, April 2009. Pada waktu itu, karena baru pertama kali muncul, masyarakat dan instansi terkait benar-benar dibuat sibuk oleh Qur’an tiban (tiba-tiba ada) itu.  
Nah, entah mengapa, tampaknya “keajaiban” dan hal-hal yang di luar akal, sering dijadikan modus untuk 'memperkenalkan' Qur’an sejenis itu di masyarakat. Sekitar 3 tahun yang lalu, ada seseorang datang ke sebuah museum membawa Qur’an dan “berceramah” dengan panjang lebar dan berapi-api (dalam logat Sumatera – maaf) bahwa di dalam Qur’an yang dibawanya itu ada tanda tangan Paus Johanes Paulus! Hah, apa hubungan Qur’an ini dengan Sang Paus? Ketika seorang kawan menanyakan di mana tanda tangannya, dia jawab, “Wah, itu tidak bisa dilihat oleh orang biasa!” Dan, dia pun mengatakan, dengan nada meyakinkan, bahwa Qur'an tersebut muncul bersama halilintar yang menyambar! Ono-ono ae!
Beberapa Qur'an 'kuno-kunoan' dari daun lontar. 

Jumat, 14 Maret 2014

Pedoman Qur'an Braille

Pedoman membaca dan menulis Qur'an Braille Indonesia

Buku Pedoman Membaca dan Menulis Al-Qur'an Braille ini merupakan hasil dari serangkaian usaha yang dilakukan oleh berbagai pihak, yang dimediasi oleh Lajnah, untuk menyeragamkan dan menyempurnakan standardisasi cara membaca dan menulis mushaf al-Qur'an Braille. Buku ini merupakan pedoman bagi para pembimbing, pentashih, dan penerbit mushaf al-Qur'an Braille di Indonesia. 
Buku ini dapat dibaca secara lengkapdan diunduh dalam format pdf, di sini: https://www.academia.edu/6401887/Pedoman_Membaca_dan_Menulis_Al-Quran_Braille (Jika Anda belum memiliki akun Academia.edu <https://www.academia.edu/>, harus mendaftar terlebih dahulu. Mudah!)
Saat ini buku yang disusun oleh tim dari Lajnah dan lembaga terkait lainnya ini sedang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Arab agar dapat menjangkau pembaca yang lebih luas. Dalam pertemuan tunanetra Muslim di Istanbul tahun 2013 buku ini memperoleh apresiasi yang sangat positif.

Pedoman Membaca dan Menulis Al-Qur'an Braille, Jakarta: Lajnah, 2012.